Monday, 20 June 2016

Orang Yang Terkabul Do'anya

Orang Yang Terkabul Do'anya - Ada beberapa orang yang do'a nya pasti dikabulkan oleh Allah. Dan orang-orang yang terkabul do'a nya itu ialah :

  1. Do'a nya orang yang terdesak.
  2. Do'a nya orang yang teraniaya, walau ia kafir.
  3. Do'a nya pemimpin yang adil.
  4. Do'a nya orang tua terhadap anaknya.
  5. Do'a nya anak shaleh terhadap orang tua nya.
  6. Do'a nya orang yang berjasa terhadap umat.
  7. Do'a nya orang yang menjalin hubungan kerabat.
  8. Do'a nya orang muslim terhadap sesama.
  9. Do'a nya orang dalam perantauan.
  10. Do'a nya orang yang bertaubat menyesali perbuatan dosanya..

 http://muqoddimah-islam.blogspot.co.id/

Beberapa Waktu Yang Mustajab Untuk Berdo'a

Beberapa  Waktu Yang Mustajab Untuk Berdo'a

              Untuk mencapai pengabulan suatu do'a, maka di haruskan berdo'a tepat pada waktu-waktu berikut ini :

  1. Pada waktu bulan Ramadhan, terutama di malam Lailatul Qadar.
  2. Pada waktu wukuf di Arofah, ketika menunaikan ibadah dan haji.
  3. Pada hari jum'at, baik siang ataupun di malam harinya.
  4. Pada waktu mendengar seruan adzan, baik diwaktu-waktu masuk nya shalat ataupun lainnya.
  5. Pada waktu antara adzan dan qomat ketika akan mengerjakan shalat.
  6. Pada waktu setelah shalat fardhu, terutama ketika sujud dalam shalat.
  7. Pada waktu ceramah agama(pengajian) dalam suatu majlis dengan do'a bersama.
  8. Pada waktu minum air zam-zam

Sebab Do'a Tidak Terkabul

Sebab Do'a Tidak Terkabul

            Biasanya orang berdo'a tidak terkabul itu mudah berputus asa, sehingga ia tidak mau mengoreksi dirinya. Bahkan terkadang Tuhan lah yang di salahkan. Padahal di terima tidaknya suatu do'a itu tergantung orang yang berdoa itu sendiri, sebagaimana yang di jelaskan oleh seorang ulama yang terkenal waro' bernama Ibrahim bin Adham, ketika itu ia berkunjung ke Bastoh dan di sana ia di datangi orang-orang untuk mengadukan pertanyaan : " Apakah sebabnya nasib kami itu tidak kunjung berubah, padahal kami selalu berdo'a kepada Allah SWT dan bukankah Dia berjanji akan mengabulkan do'a hambaNya ?".

             Ibrahim bin Adham menjawab :" Sebenarnya do'a tidak terkabul itu ada sepuluh macam sebab yaitu :
  1. Kamu mengaku mengenal Allah, namun hak-haknya tidak kamu penuhi.
  2. Kamu mengaku cinta kepada Rasul, namun sunnah-sunnah nya tidak kamu jalani.
  3. Kamu membaca Al-qur'an, namun isi nya yang terkandung tidak kamu amalkan.
  4. Kamu mengakui syetan itu adalah musuhmu, naun perbuatanmu persis dengan perbuatannya syetan.
  5. Kamu berdo'a memohon agar di hindarkan dari siksa neraka, namun dirimu kau campakkan ke dalamnya dengan banyak berbuat dosa dan maksiat.
  6. Kamu berdo'a memohon agar bisa masuk syurga, namun amal perbuatanmu tidak mencerminkan untukNya.
  7. Kamu sibuk menggunjingkan aib orang lain, namun aibmu sendiri kau lupakan.
  8. Kamu percaya bahwa kematian itu pasti datang, namun kamu tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan banyak berbuat kebaikan.
  9. Kamu kuburkan orang yang mati, namun kamu tidak mengambil pelajaran dari peristiwa kematian itu.
  10. Kamu rasakan nikmat dari Tuhanmu, namun kamu tidak  pernah bersyukur kepada si Pemberi nikmat itu.
                Selanjutnya Ibrahim berkata :" Karena itu bagaimana mungkin do'a mu akan terkabul? ".

Beberapa Hal Yang Merusak Do'a

Beberapa Hal Yang Merusak Do'a

        Ada beberapa hal yang sering merusakkan do'a, sehingga do'a nya tidak mendapat pengabulan. Diantaranya yang merusak do'a itu adalah :

  1. Berdo'a untuk mencelakakan diri sendiri karena ia bosan hidup atau berdo'a untuk mencelakakan orang lain. Umpamanya berdo'a :"Wahai Tuhanku, bangrutkanlah usahanya si Fulan itu agar jatuh menjadi miskin".
  2. Berdo'a karena merasa kesal. Umpamanya seorang ibu yang kesal melihat anaknya yang tidak mau menerima nasehatnya, sehingga secara tidak sadar ia berucap :" Semoga kamu mendapat kecelakaan di jalan".Hal tersebut tidaklah di perbolehkan, walau nantinya ucapan itu menjadi kenyataan. Karena itu isi kandungan do'a di haruskan mengandung kebaikan dan kesejahteraan. Adapun mendo'akan kebinasaan terhadap orang yang berbuat dzalim tidaklah di larang. Umpamanya berdo'a untuk orang yang berbuat sewenang-wenang kepada kita, lalu kita berdo'a :" Wahai Tuhanku, binasakanlah mereka agar aku bisa hidup tenteram di dalam menunaikan perintahMu".

Adab Berdo'a

Adab Berdo'a 

        Untuk mencapai pengabulan suatu doa, di haruskan adanya beberapa adab di antara nya sebagai berikut :
  1. Mengawali do'a nya dengan menyebut nama Allah dan memuji kepadaNya serta menyebut langsung tujuan kita memohon.
  2. Mengulang-ulang do'a nya minimal 3 kali, tanpa merasa jemu atau bosan.
  3. Menghadap kiblat dengan berperasaan takut rendah diri.
  4. Mengangkat  kedua tangan setinggi bahu dengan suara lembut, yakni tidak keras sebagai layaknya memanggil orang di tempat yang jauh.
  5. Bertaubat sebelum berdo'a untuk membersihkan dosa-dosa yang pernah kita lakukan.
  6. Hendak nya susunan kalimat do'a nya tidak bersajak, cukup dengan susunan kata yang sederhana, tidak perlu di lagukan. Karena itu di anjurkan memakai susunan kalimat do'a yyang berasal dari Rasulullah SAW, terutama do'a-do'a yang terdapat dalam Al-qur'an.
  7. Mengakhiri do'a nya dengan bacaan shalawat kemudian di lanjutkan dengan bacaan hamdala.

Syarat Terkabulnya Do'a

Syarat Terkabulnya Do'a

          Semuua manusia yang berdo'a tentunya ia ingin agar do'a nya itu terkabul. Dan agar do'a nya itu terkabul, maka di butuhkan adanya beberapa syarat di antara nya sebagai berikut :
  1. Disyaratkan adanya kesucian hati, yakni jangan asal mulut bergerak, sementara hati melayang kesana-kemari.
  2. Disyaratkan bersih dari noda dan dosa, yakni tidak makan barang yang haram. Seperti makan hasil korupsi, menggarong atau menipu orang.
  3. Disyaratkan harus bersungguh-sungguh, yakni tidak sekedar hanya basa-basi.
  4. Disyaratkan harus berkyakinan bahwa do'a nya itu pasti akan di kabulkan.
  5. Disyaratkan tidak berkeputusan bila do'a nya belum terkabulkan.
  6. Disyaratkan berdo'a tidak pada perkara yang di larang atau yang mustahil di dapat. Umpamanya, berdo'a mohon di jatuhkan uang yang sekarung dari langit.

Mengapa Manusia Berdo'a ?


Mengapa Manusia Berdo'a ?

          Ada beberapa yang menyebabkan manusia itu harus berdo'a antara lain :
  1. Lantaran jiwa nya merasa terpanggil untuk memohon perlindungan ketika mendapat kesulitan yang tidak bisa mengatasinya sebab ia di ciptakan dalam keadaan lemah.
  2. Lantaran do'a itu merupakan perintah Allah SWT, yang ditujukan kepada manusia itu sendiri.

Sunday, 12 June 2016

MUQODDIMAH



Asal Mula Timbulnya Do’a

Menurut catatan sejarah, bahwa asal mula timbulnya do’a itu bermula dari Nabi Adam. Mengenai hal ini, telah di sebutkan dalam kitab “Khozinatul Asrar”, bahwa setelah Nabi Adam diciptakan dan di tiup roh, kepadanya di ajarkan cara berdoa sebagaiman yang tersebut dalam surat Al-fatihah yang artinya : “ Ya Tuhanku, tunjukilah aku jalan yang lurus, yaitu jalan mereka yang pernah beroleh ni’mat dari-MU, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat.”

Kemudian di lanjutkan pula oleh Adam dan istrinya ketika mereka terkena bujuk iblis melanggar larangan Allah hingga mereka pun berdoa : “ Wahai tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami tergolong orang-orang yang merugi”.( Lihat Q.S Al-A’ruf :22-23).

Semenjak itulah mulai di kenal doa dan gunakan oleh anak cucu adam, sehingga kepada kita sekarang ini. Dan dengan demikian, ibadat doa itu hampir di gunakan oleh seluruh bangsa manusia, sekalipun manusia yang tidak bertuhan kepada Allah, mereka pun berdoa kepada selainnya, yakni kepada benda-benda yang mereka anggap bisa mendatangkan manfaat bagi nya.